Meski kondisi ekonomi sulit akibat sanksi internasional dan inflasi, permintaan tetap tinggi.
Hal tersebut juga dijalani oleh seorang model Iran bernama Azadeh (29 tahun).
Ia mengatakan seluruh perempuan di keluarganya telah menjalani operasi hidung.

Ia menyebut, keputusan untuk merapikan hidungnya, yang dikenal dengan istilah ‘hidung Persia’ merupakan investasi menguntungkan.
“Setelah operasi, saya tidak hanya mendapatkan pekerjaan modeling dengan status sosial yang lebih baik, tapi juga penghasilan tiga kali lipat lebih besar dan lebih dihormati klien,” kata Azadeh.
“Saya sampai harus pinjam uang dari teman dan keluarga untuk operasi ini, tapi semua terbayar. Ini sangat layak,” ujar Azadeh.
Iran dikenal memiliki fasilitas medis canggih dan menjadi tujuan wisata medis.
Namun, risiko tetap mengintai, bahkan Pemerintah Iran telah berulang kali memperingatkan tentang maraknya klinik ilegal.
Pada Februari lalu, belasan tenaga medis tanpa izin ditangkap, dan beberapa ruang operasi di Rumah Sakit Apadana di Teheran ditutup.
Pada November 2023, tiga perempuan dilaporkan meninggal dunia dalam satu hari saat menjalani prosedur kecantikan di tiga insiden terpisah juga di Teheran.
Ava Goli (23 tahun) mengaku masih mencari dokter yang terpercaya untuk operasi hidungnya. “Saya pernah lihat hasil operasi yang buruk, dan itu cukup membuat saya takut,” katanya.





