Baca Juga: Ricuh Penarikan Mobil di Bogor, Jenal Mutaqin Minta Debt Collector Tak Bertindak Semena-mena
Rencana penataan tersebut akan berdampak pada aktivitas di sepanjang ruas jalan yang menjadi lokasi pekerjaan.
Karena itu, Dedie meminta pemilik toko dan pelaku usaha bersiap menyesuaikan kegiatan selama proses konstruksi berlangsung.
Ia menegaskan, pekerjaan harus dilakukan dengan memperhatikan ketertiban, kerapian, serta kenyamanan masyarakat.
Bekas galian juga perlu dibersihkan dan ditangani dengan baik agar tidak mengganggu aktivitas warga.
Pemkot Bogor, lanjut Dedie, telah mendapatkan komitmen dari Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Indonesia (APJATEL) dan pihak pelaksana agar pekerjaan mengikuti kaidah penanganan konstruksi yang semestinya.
Menurut dia, kabel yang dipindahkan merupakan jaringan serat optik milik berbagai penyedia layanan telekomunikasi, baik yang tergabung dalam APJATEL maupun di luar asosiasi tersebut.
Oleh sebab itu, koordinasi dengan para operator menjadi bagian penting agar proses pemindahan jaringan berjalan lancar.
Dedie menyebut, sinergi antara pemerintah daerah dan penyedia jaringan telah dibangun sejak 2021–2022. Kolaborasi tersebut diharapkan memberikan dampak nyata terhadap tampilan kawasan perkotaan.
Ketua Koordinator Daerah APJATEL Kota Bogor, Rudiana Sakti, menjelaskan bahwa pemindahan kabel dilakukan secara bertahap dengan melibatkan penyedia jaringan telekomunikasi.







Respon (1)