Dua digit pertama menunjukkan minggu pembuatan, sedangkan dua digit terakhir menunjukkan tahun.
Contoh: kode DOT 3025 berarti ban diproduksi pada minggu ke-30 tahun 2025.
Bca Juga : 13 Suzuki APV Tak Dibayar, Anggota DPRD Kota Bogor Dilaporkan ke Polda Jabar
2. Cek Tanggal Produksi dan Kedaluwarsa Rekomendasi Pabrikan
Beberapa merek ban mencantumkan tanggal produksi dan kedaluwarsa langsung pada produknya. Jika tersedia, informasi ini bisa menjadi acuan lebih jelas kapan ban sebaiknya diganti.
3. Lihat Kondisi Fisik Ban
Meskipun umur ban masih muda, faktor pemakaian bisa membuat ban lebih cepat rusak. Periksa apakah ada retakan, benjolan, atau deformasi. Jika ada, ban perlu segera diganti meski usianya belum mencapai 5 tahun.
Baca Juga : KPK Geledah Kantor Summarecon di Jakarta Timur, Penyidikan Kasus HGB Bogor Berlanjut
Apa Ciri-Ciri Ban Kedaluwarsa?
Membedakan ban yang masih bagus dengan yang sudah kedaluwarsa sangat penting agar Anda tidak salah menilai. Berikut ciri-cirinya:
1. Muncul Retakan pada Dinding Ban
Ban yang sudah tua biasanya menunjukkan retakan halus (crack) pada sisi dindingnya. Retakan ini disebabkan oleh proses oksidasi karet. Jika dibiarkan, retakan bisa melebar dan berisiko menyebabkan kebocoran atau pecah ban.
2. Ban Terasa Keras dan Kaku
Ban baru umumnya lentur dan empuk. Namun, seiring waktu, karet ban akan mengeras sehingga menurunkan daya cengkeram. Jika ban terasa kaku dan keras, bisa dipastikan usianya sudah melewati masa ideal.





