Di bidang kesehatan, anggaran diarahkan untuk memperkuat pelayanan kesehatan, termasuk pembangunan dan pengadaan alat kesehatan.
Sementara untuk infrastruktur dasar, belanja mencakup pembangunan dan peningkatan jalan lingkungan, drainase, fasilitas umum, penerangan jalan, taman, serta sarana olahraga.
“Arah belanja dalam perubahan APBD 2026 difokuskan pada sejumlah sektor yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat,” kata Dedie.
Baca Juga: Transportasi Daring : ‘Okel’ Hadir Mejawab Kebutuhan Masyarakat
Selain kesehatan dan infrastruktur, penguatan pelayanan dasar, lingkungan, dan persampahan juga masuk dalam prioritas perubahan anggaran.
Untuk sektor persampahan, Pemkot Bogor mengalokasikan anggaran guna mendukung pengelolaan sampah, termasuk penyediaan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik.
Anggaran juga diarahkan untuk pengadaan peralatan pemadam kebakaran.
Belanja Wajib Tetap Diperhatikan
Dalam penyusunan perubahan APBD, Pemkot Bogor memastikan alokasi anggaran tetap memperhatikan ketentuan mandatory spending atau belanja wajib sesuai peraturan perundang-undangan.
Penyesuaian tersebut mencakup alokasi untuk urusan pendidikan, infrastruktur pelayanan publik, dan kesehatan.
Dedie menegaskan, perubahan APBD tidak semata-mata berkaitan dengan perubahan komposisi pendapatan dan belanja.





