Teknologi

Pusat Data AI Bisa Habiskan 19 Juta Liter Air Sehari, Setara Kebutuhan Puluhan Ribu Orang

×

Pusat Data AI Bisa Habiskan 19 Juta Liter Air Sehari, Setara Kebutuhan Puluhan Ribu Orang

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi. (Pexels)

Ketika kebutuhan air pusat data meningkat, pengelolaan sumber daya air menjadi semakin penting.

Terlebih, fasilitas berskala besar dapat beroperasi dalam jangka panjang dan membutuhkan pasokan yang stabil untuk menjaga server tetap aktif.

Untuk menekan konsumsi air, sejumlah pendekatan alternatif mulai digunakan atau dikembangkan.

Salah satunya adalah sistem pendinginan tertutup yang dapat mengurangi penggunaan air tawar hingga 70 persen dibandingkan metode evaporatif.

Pilihan lainnya meliputi pendinginan langsung pada cip, teknologi perendaman perangkat dalam cairan pendingin, serta pemanfaatan udara luar yang lebih dingin untuk membuang panas.

Selain mengganti sistem pendinginan, pengelola pusat data juga dapat mengurangi ketergantungan pada air bersih dengan memanfaatkan air limbah yang telah diolah.

Penggunaan energi terbarukan turut menjadi bagian dari upaya mengurangi dampak lingkungan operasional AI, meskipun manfaatnya terhadap konsumsi air bergantung pada sumber energi dan teknologi yang digunakan.

Besarnya kebutuhan air tersebut menunjukkan bahwa perkembangan AI tidak hanya bergantung pada kemajuan perangkat lunak dan kemampuan komputasi.

Ketersediaan air, efisiensi pendinginan, serta lokasi pembangunan pusat data juga menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan industri ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *