Info Gaya HidupInfo Kesehatan

Sering Lupa? 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Jadi Latihan untuk Otak

×

Sering Lupa? 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Jadi Latihan untuk Otak

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi. (Pexels)

Temuan mengenai kemampuan bilingual juga menunjukkan adanya kaitan antara penggunaan dua bahasa dan kemunculan gejala demensia yang lebih lambat.

Meski demikian, hal tersebut tidak dapat diartikan bahwa belajar bahasa baru menjamin seseorang terhindar dari demensia.

Jangan biarkan kehidupan sosial ikut menjadi pasif

Melatih otak tidak harus selalu dilakukan lewat buku atau permainan memori.

Percakapan dan aktivitas bersama orang lain juga membuat otak terus menerima serta mengolah informasi.

Bertemu teman, mengikuti komunitas, menjadi sukarelawan, atau bergabung dalam kelompok sosial membuat seseorang harus mengingat orang dan peristiwa, berkomunikasi, sekaligus merespons situasi yang terus berubah.

Penelitian terhadap orang dewasa usia menengah hingga lanjut menemukan bahwa mereka yang lebih aktif secara sosial mengalami penurunan fungsi mental yang lebih sedikit selama periode pengamatan.

Otak memang tidak menyimpan semuanya

Kemampuan manusia dalam mengingat sebenarnya sangat besar.

Salah satu penelitian yang dipublikasikan dalam Proceedings of the Royal Society B memperkirakan manusia rata-rata mampu mengenali sekitar 5.000 wajah.

Angka tersebut menggambarkan betapa banyak informasi yang dapat diproses dan dikenali manusia.

Namun, tidak semua pengalaman akan disimpan dengan tingkat detail yang sama.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *