Bogor

Sopir Angkot Terdampak Penataan di Kota Bogor Ditawari Program Padat Karya, Kuota Capai 2.000 Orang

×

Sopir Angkot Terdampak Penataan di Kota Bogor Ditawari Program Padat Karya, Kuota Capai 2.000 Orang

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin.

Meski bersifat sementara, Pemkot Bogor menilai langkah itu dapat menjadi bentuk perhatian kepada masyarakat yang terdampak kebijakan penataan angkot.

“Ya, 10 hari kerjanya. Tapi setidaknya upaya kami memberikan kerohiman atas dampak yang terjadi kebijakan kami, mereka harus tetap diperhatikan,” ujarnya.

Baca Juga: 1.780 Angkot Tua di Bogor Terancam Disita, Pemkot Siapkan Penertiban Gabungan

Di sisi lain, Pemkot Bogor memastikan proses penghentian operasional angkot tua dilakukan secara bertahap.

Tahapan awal diawali dengan sosialisasi kepada para pemilik dan badan hukum angkot, termasuk koperasi yang menaungi angkutan kota di Kota Bogor.

Setelah proses sosialisasi dinilai berjalan masif, pemerintah akan melanjutkan ke tahap penindakan terhadap kendaraan yang masih beroperasi meski tidak sesuai ketentuan.

Jenal menegaskan angkot tua yang tetap beroperasi dan tidak mengindahkan aturan akan ditertibkan oleh tim gabungan di lapangan.

“Kemudian setelah sosialisasi dilakukan secara masif, dilakukan penindakan di lapangan. Apabila terus membandel angkot tua akan dikandangkan oleh tim gabungan,” tegasnya.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya penataan sistem transportasi di Kota Bogor.

Di saat yang sama, Pemkot Bogor berupaya menyiapkan langkah mitigasi agar dampak sosial terhadap para sopir angkot dapat diminimalkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *