“Mudah mudahan groundbreaking bisa segera dilakukan, termasuk di Galuga pada awal Agustus sesuai informasi dari pemerintah pusat,” ucapnya.
Wakil Ketua DPRD Kota Bogor M. Rusli Prihatevy menilai keterlibatan pemerintah, DPRD, komunitas, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam upaya mengatasi persoalan lingkungan.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan baik dan lancar. Ini menunjukkan soliditas dan kolaborasi yang luar biasa. Mudah mudahan menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga lingkungan bersama sama,” ujar Rusli.
Usai kegiatan, Pemkot Bogor akan menghitung total volume sampah yang berhasil diangkut dari Sungai Ciliwung.
Data tersebut akan digunakan sebagai bahan evaluasi sekaligus menggambarkan kondisi pencemaran sungai selama musim kemarau.





