INFOLADISHA — Kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, diproyeksikan mengalami perubahan besar dalam satu dekade ke depan.
Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan timbunan sampah yang menutupi lahan puluhan hektare di kawasan tersebut mulai terurai sehingga lahannya dapat kembali dimanfaatkan secara produktif.
Transformasi itu akan didorong melalui pengolahan sampah menjadi energi listrik atau Waste-to-Energy (PSEL), serta teknologi pengolahan sampah menjadi bahan baku minyak, termasuk bahan bakar solar.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan proses tersebut ditargetkan mulai membuahkan perubahan dalam kurun waktu 7 hingga 10 tahun.
Setelah timbunan sampah berkurang, kawasan bekas TPA diharapkan dapat digunakan untuk kegiatan yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Insya Allah 7 hingga 10 tahun ke depan, tumpukan sampah di TPA Galuga yang ada di puluhan hektare akan terurai dan lahannya kembali menjadi produktif,” kata Rudy kepada wartawan, Kamis (18/9/2026).
Menurut Rudy, pemulihan kawasan tidak hanya berkaitan dengan mengurangi timbunan sampah. Perbaikan kondisi lingkungan, terutama kualitas air bersih, juga membutuhkan waktu yang tidak singkat.
Karena itu, proses pengolahan sampah dan pemulihan lingkungan akan berjalan secara bertahap. Pemerintah berharap hasil akhirnya tidak sekadar mengurangi persoalan sampah, tetapi juga membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Bogor Barat.





