Ia menilai evaluasi tidak bisa lagi ditunda karena masyarakat menginginkan Kota Bogor yang aman, sehat, bersih, dan tertata.
Baca Juga: WhatsApp Uji Titik Hijau di iPhone, Pengguna Kini Lebih Mudah Cek Kontak Sedang Online
Salah satu indikator keberhasilan pemerintah daerah, kata dia, terlihat dari kondisi lapangan yang bebas dari PKL yang berjualan di lokasi terlarang.
Jika ada anggota yang dinilai tidak mampu menjalankan tugas atau tidak sesuai dengan bidang pekerjaannya, Pemkot Bogor siap mengambil langkah penataan personel.
“Kalau memang sudah tidak bisa membantu kinerja Satpol PP tentu jangan sampai menjadi beban. Bisa digeser, dipindahkan, bahkan diberhentikan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Dedie juga mengingatkan seluruh anggota Satpol PP agar menjaga kebugaran fisik.
Menurutnya, petugas lapangan harus memiliki keseimbangan antara kekuatan fisik, mental, dan kemampuan mengambil keputusan saat bertugas.
Ia meminta seluruh personel rutin berolahraga dan menjaga pola hidup sehat agar tetap siap menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Bogor Pupung W Purnama memastikan arahan Wali Kota akan menjadi perhatian serius.
Pihaknya saat ini masih mendalami laporan dugaan pungli yang diterima.
Menurut Pupung, hingga kini belum ditemukan bukti yang cukup untuk menjatuhkan sanksi.





