“Dengan HJB yang sekarang, masyarakat yang begitu terpelosok bisa merasakan apa artinya merdeka,” katanya.
Meski begitu, ia berharap pembangunan tidak berhenti sampai di situ.
Baca Juga: Rudy Susmanto Siapkan Jalur Poros Lebak-Bogor-Sukabumi, Akses Barat Bogor Bakal Terbuka
Sebab masih ada sejumlah ruas jalan di wilayahnya yang rusak dan membutuhkan penanganan lanjutan.
“Masih ada daerah yang jalannya rusak banget. Kita tinggal menunggu apakah ada lanjutan pembangunan,” tambahnya.
Hal serupa disampaikan Lilis, warga Kampung Cilangari.
Ia datang bersama rombongan warga sejak pagi untuk mengikuti rangkaian kegiatan HJB di Malasari.
“Senanglah setahun sekali ada kayak gini,” ucapnya.
Ia mengaku berangkat sekitar pukul 08.00 WIB menggunakan sepeda motor bersama warga lainnya.
Meski kondisi lalu lintas menuju lokasi cukup padat, warga tetap antusias datang ke lokasi acara.
“Setiap rumah pada datang ke sini,” katanya.
Peringatan HJB ke 544 di Malasari menjadi lebih dari sekadar agenda seremonial.
Kehadiran ribuan warga dari wilayah pelosok menunjukkan besarnya harapan masyarakat terhadap pemerataan pembangunan di Kabupaten Bogor, terutama akses infrastruktur yang selama ini menjadi kebutuhan utama warga.





