Ia menuturkan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang sudah melaksanakan proses pelelangan.
Di luar pengerjaan trase baru Jalan Saleh Danasasmita, juga dilaksanakan pekerjaan tambahan untuk membuat Leuweung Batutulis serta area taman di eks jalan lama yang tidak lagi digunakan. Sehingga nantinya lokasi tersebut menjadi satu area antara jalan, leuweung, dan taman.
Kepala UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan I Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, Andi Nugroho, berharap ke depan kawasan ini menjadi satu kesatuan sehingga dapat menjadi destinasi baru.
“Pekerjaan ini meliputi pembangunan jalan, taman di Leuweung Batutulis, serta pedestrian di Sumur Tujuh. Semoga pekerjaan ini bisa menjadi destinasi baru bagi Kota Bogor, khususnya kawasan heritage di Kota Bogor,” ujarnya.
Baca Juga : Revitalisasi Terminal Bubulak Bogor Lanjut Tahun Ini, Tahap Dua Dikebut Sampai Akhir 2026
Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, mengucapkan syukur atas seluruh proses yang telah selesai dilaksanakan hingga dimulainya pembangunan jalan baru pengganti Jalan Saleh Danasasmita.
“Alhamdulillah pekerjaan di kawasan ini tidak hanya konstruksi jalan, tetapi juga ada pedestrian, taman di area trase baru, dan Leuweung Batutulis. Jadi pembangunan ini nantinya menjadi satu kawasan yang terintegrasi. Mudah-mudahan ini akan menjadi salah satu destinasi wisata baru, khususnya di kawasan Batutulis atau kawasan yang menjadi heritage Pemerintah Kota Bogor,” paparnya.





