Berenang bisa dilakukan sesuai kemampuan, tanpa harus langsung menargetkan jarak atau durasi tertentu. Aktivitas di air juga memungkinkan tubuh tetap bergerak dengan beban yang relatif lebih rendah pada persendian.
Baca Juga: Mata Panda Tak Selalu karena Kurang Tidur, Ini 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
2. Bersepeda
Bersepeda dapat membantu membangun kebiasaan aktif sekaligus melatih kebugaran jantung dan paru-paru. Bagi yang belum nyaman bersepeda di luar ruangan, sepeda statis bisa menjadi pilihan.
Keunggulan aktivitas ini terletak pada kemudahan mengatur kecepatan dan lama latihan. Pengguna dapat memulai dengan intensitas ringan, lalu meningkatkannya secara bertahap ketika kondisi tubuh sudah lebih terbiasa.
3. Latihan kekuatan
Olahraga tidak hanya bertujuan meningkatkan daya tahan tubuh. Menjaga kekuatan otot juga penting untuk mendukung berbagai aktivitas sehari-hari.
Latihan kekuatan dapat dimulai melalui gerakan sederhana menggunakan berat badan sendiri atau beban ringan. Jenis gerakan dan tingkat kesulitannya perlu disesuaikan dengan kemampuan fisik agar latihan tetap nyaman dilakukan.
4. Yoga dan pilates
Bagi yang ingin melatih kelenturan dan keseimbangan, yoga serta pilates bisa dipertimbangkan. Kedua aktivitas ini juga membantu melatih kontrol gerakan tubuh.
Gerakan tidak harus dilakukan dalam bentuk yang sulit. Modifikasi dapat diterapkan sesuai kebutuhan agar peserta tetap bisa berlatih tanpa memaksakan posisi yang tidak nyaman.





