Bogor

Begal hingga Curanmor, Polisi Petakan Waktu Rawan Kejahatan di Kota Bogor

×

Begal hingga Curanmor, Polisi Petakan Waktu Rawan Kejahatan di Kota Bogor

Sebarkan artikel ini

INFOLADISHA – Polresta Bogor Kota memetakan pola waktu dan titik rawan kejahatan jalanan jenis C3 untuk menekan angka kriminalitas sekaligus meningkatkan kewaspadaan warga.

Hasilnya menunjukkan pola yang cukup kontras antara satu jenis kejahatan dengan lainnya.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Aji Riznaldi, menyebut aksi pencurian dengan kekerasan atau begal paling sering terjadi pada dini hari, tepatnya antara pukul 02.00 hingga 05.00 WIB.

“Aksi curas biasanya terjadi pada jam-jam rawan dini hari dengan menyasar jalur sepi dan minim pengawasan,” ujar Aji, Kamis 16 April 2026.

Sejumlah titik yang kerap menjadi sasaran di antaranya Cimahpar, kawasan perumahan Katulampa, jalur Pangkalan 2 di Kedunghalang, hingga wilayah Cijambu dan Salabenda.

Baca Juga: Kasubag Satpol PP Kota Bogor Hilang Hampir Sebulan, Kasus Gadai SK Bikin Korban Menjerit

Selain itu, Bubulak, Jalan Tentara Pelajar, dan Pamoyanan juga masuk dalam daftar rawan.

Berbeda dengan curas, kasus pencurian kendaraan bermotor justru lebih sering terjadi pada pagi hingga menjelang siang.

Waktu rawan berada di kisaran pukul 09.00 sampai 12.00 WIB.

Pelaku memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan yang memarkir motor di permukiman atau pusat aktivitas warga.

“Untuk curanmor, pelaku memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan, terutama di area parkir permukiman dan pusat keramaian,” kata Aji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *