INFOLADISHA — Pemerintah Kota Bogor menargetkan kenaikan predikat Kota Layak Anak (KLA) ke level tertinggi atau Utama pada 2027.
Optimisme itu muncul setelah nilai Evaluasi Mandiri (EM) KLA 2026 mencapai 932,44 poin dari total maksimal 1.000 poin.
Capaian tersebut memperkuat peluang Kota Bogor untuk naik kelas setelah tiga tahun berturut turut mempertahankan predikat Nindya.
Meski begitu, sejumlah aspek dinilai masih perlu diperkuat agar target predikat Utama dapat tercapai.
Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi, mengatakan langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyusun rencana kerja yang terukur.
Baca Juga: Disdukcapil Kota Bogor Sinkronkan 214 Ribu KK Jelang SPMB 2026, Verifikasi Zonasi Kini Lebih Cepat
Fokus utama diarahkan pada penguatan regulasi, standarisasi layanan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Menurut Denny, seluruh kebutuhan menuju predikat Utama harus dipetakan secara rinci agar pemerintah memiliki gambaran waktu dan tahapan yang realistis untuk mencapainya.
“Terkait regulasi, standarisasi, SDM, dan hal lainnya, saya mohon kepada Ibu Kadis untuk segera menyusun satu kertas kerja. Kita perlu mengukur berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai kondisi ideal,” ujarnya.
Salah satu tantangan terbesar yang masih dihadapi Kota Bogor berada pada aspek kelembagaan.





