INFOLADISHA – Pola makan bernama diet 30-30-3 belakangan ramai diperbincangkan karena diklaim dapat membantu menurunkan berat badan sekaligus menjaga kesehatan pencernaan.
Pola ini berfokus pada konsumsi protein, serat, dan probiotik yang dinilai berperan penting dalam menjaga keseimbangan mikrobioma usus.
Diet 30-30-3 dikembangkan berdasarkan temuan sejumlah penelitian yang menunjukkan adanya hubungan antara mikrobioma usus, hormon seks, dan kesehatan mental.
Dari konsep tersebut lahir pola makan sederhana yang menekankan tiga kebiasaan utama setiap hari.
Pertama, mengonsumsi 30 gram protein saat sarapan. Kedua, memenuhi kebutuhan 30 gram serat sepanjang hari.
Baca Juga: Biaya Pendidikan Naik Lebih Cepat dari Gaji, Orang Tua Perlu Siapkan Strategi Ini
Ketiga, mengonsumsi tiga jenis makanan probiotik yang berbeda setiap hari.
Asupan protein pada pagi hari disebut dapat membantu mengurangi keinginan ngemil dan menjaga suasana hati tetap stabil.
Selain itu, makanan pertama yang dikonsumsi saat memulai hari disarankan bukan makanan tinggi gula.
Memulai hari dengan sumber protein dinilai memberi manfaat bagi kesehatan usus.
Protein juga membantu menyeimbangkan kadar gula darah sekaligus meningkatkan rasa kenyang lebih lama sehingga dorongan untuk makan berlebihan dapat berkurang.
Setelah kebutuhan protein terpenuhi, perhatian berikutnya adalah serat.





