INFOLADISHA – Banyak orang fokus menjaga pola makan agar pencernaan tetap sehat.
Padahal, apa yang diminum setiap hari juga memiliki pengaruh besar terhadap kondisi usus, organ yang bekerja lebih dari sekadar mencerna makanan.
Di dalam usus hidup triliunan bakteri baik yang membantu proses penyerapan nutrisi, menjaga daya tahan tubuh, hingga mendukung keseimbangan berbagai fungsi tubuh.
Ketika keseimbangan tersebut terganggu, risiko masalah pencernaan pun bisa meningkat, mulai dari perut kembung, diare, hingga peradangan.
Salah satu penyebabnya ternyata berasal dari kebiasaan mengonsumsi minuman tertentu secara berlebihan.
Meski terasa nikmat dan mudah ditemukan, beberapa jenis minuman berikut sebaiknya tidak dijadikan konsumsi harian.
Minuman tinggi gula
Segelas teh manis, minuman kekinian, atau jus kemasan memang menggoda.
Namun, kandungan gula yang tinggi dapat menjadi kabar buruk bagi mikrobioma usus.
Konsumsi gula berlebihan diketahui dapat mengurangi keseimbangan bakteri baik sekaligus memicu proses peradangan di saluran pencernaan.
Karena itu, memilih minuman tanpa tambahan gula atau mengurangi kadar gulanya bisa menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan usus.
Minuman berenergi
Minuman berenergi sering dipilih untuk mengusir rasa lelah.
Sayangnya, kombinasi kafein, gula, dan berbagai bahan tambahan di dalamnya dapat memberikan tekanan pada sistem pencernaan.





