INFOLADISHA – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Suara Aksi Mahasiswa Bogor menggelar unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Bogor, Senin (13/7/2026).
Aksi tersebut menyoroti dugaan penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Dinas Pemuda dan Olahraga atau Dispora Kabupaten Bogor yang nilainya mencapai miliaran rupiah.
Dalam aksinya, massa menilai sejumlah proyek strategis diduga tidak dijalankan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, efisiensi, serta persaingan usaha yang sehat.
Mereka juga menduga mekanisme mini kompetisi dimanfaatkan untuk membatasi persaingan sehingga mengarah pada pemenang tertentu.
Empat proyek menjadi perhatian utama mahasiswa. Proyek tersebut meliputi pembangunan Lapangan Tembak senilai Rp11,99 miliar, perbaikan atap Stadion Pakansari sebesar Rp8,12 miliar, rehabilitasi Stadion Mini Persikabo, serta pembangunan ruang eksekutif Stadion Pakansari.
Koordinator Lapangan Suara Aksi Mahasiswa Bogor, Mutu, mengatakan pihaknya menemukan indikasi proyek telah mulai berjalan sebelum seluruh tahapan pengadaan selesai.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu ditelusuri karena berpotensi menimbulkan pelanggaran terhadap tata kelola pengadaan pemerintah.





