BeritaBogor

Narasi Negatif Disebar, Lalu Minta Uang agar Berita Berhenti: Modus yang Kini Disorot Pemkot Bogor

×

Narasi Negatif Disebar, Lalu Minta Uang agar Berita Berhenti: Modus yang Kini Disorot Pemkot Bogor

Sebarkan artikel ini

INFOLADISHA — Pemerintah Kota Bogor menyoroti dugaan praktik pemerasan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilakukan dengan memanfaatkan narasi negatif di media sosial dan grup percakapan.

Kabag Hukum dan HAM Setda Kota Bogor, Alma Wiranta, mengatakan modus tersebut perlu diantisipasi karena tidak hanya menyasar reputasi pribadi ASN, tetapi juga berpotensi mengganggu kinerja dan pelayanan publik.

Menurut Alma, pola yang ditemukan umumnya diawali dengan munculnya pemberitaan atau narasi yang menyerang kinerja maupun pribadi seorang ASN.

Konten tersebut kemudian disebarluaskan melalui akun anonim dan grup WhatsApp hingga menjadi perhatian publik.

Setelah narasi menyebar, kata dia, muncul pihak tertentu yang menawarkan jalan keluar dengan meminta sejumlah uang agar pemberitaan atau informasi tersebut dihentikan.

Baca Juga: Jangan Berlebihan, 5 Makanan Ini Bisa Bikin Rambut Rapuh dan Mudah Rontok

“Bahasanya halus, tapi arahnya jelas meminta sejumlah uang agar pemberitaan berhenti,” ujar Alma kepada wartawan, Selasa (11/8/2026).

Alma menyebut pola tersebut bukan sekadar kritik terhadap kinerja pemerintah.

Jika terdapat permintaan uang dengan ancaman penghentian pemberitaan atau penyebaran informasi, menurut dia, persoalannya dapat masuk ke ranah hukum.

Karena itu, ia meminta ASN tidak memilih diam ketika menghadapi dugaan praktik semacam itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *