Ia mengungkapkan pemerintah tengah mendorong gerakan penanaman pohon dalam skala besar.
Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
Baca Juga: Kejari Kabupaten Bogor Sebut Ketua Komunitas Pemburu Babi Hutan Layak Jadi Tersangka
“Soal pengadaan bibit dan sebagainya, itulah yang kita bentuk kolaborasi tadi. Karena boleh jadi jutaan atau puluhan juta bibit yang harus kita tanam dari bambu saja. Kita punya niat menanam dua miliar pohon,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa percepatan pembangunan hutan kota menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan ekosistem sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Bogor.
Komitmen tersebut telah dituangkan melalui Instruksi Bupati Nomor 100.4.4.2/910-DLH tentang Percepatan Program Penanaman Pohon Satu Hektar Hutan Kota di Setiap Kecamatan yang ditandatangani pada 31 Desember 2025.
Kebijakan itu dirancang sebagai respons terhadap dampak perubahan iklim yang semakin nyata.
Selain memperkuat ketahanan lingkungan, program tersebut juga diarahkan untuk mendukung pengendalian emisi karbon secara berkelanjutan.
Pelaksanaan program didukung sejumlah regulasi, termasuk Undang Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang dan Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 mengenai Instrumen Nilai Ekonomi Karbon.





