Baca Juga: Serius Cegah Perilaku Penyimpangan Seksual Pemkot Bogor Terbitkan Perwali
Minum air secara berkala juga dapat membantu ketika tenggorokan terasa kering atau seperti ada yang mengganjal setelah menghirup udara yang mengandung partikel abu.
Air Hangat hingga Teh Jahe dengan Madu
Selain air putih, air hangat dapat memberikan rasa nyaman pada tenggorokan yang mengalami iritasi. Suhu hangatnya juga membantu membuat lendir terasa lebih mudah dikeluarkan.
Namun, air hangat bukan berarti mampu mengeluarkan abu vulkanik dari paru-paru. Manfaat utamanya tetap berkaitan dengan hidrasi dan kenyamanan tenggorokan.
Pilihan lain adalah teh jahe dengan madu, terutama ketika muncul tenggorokan gatal atau batuk ringan. Jahe mengandung senyawa yang berpotensi memberikan efek antiinflamasi, sementara madu dikenal dapat membantu meredakan batuk pada sebagian orang.
Untuk membuatnya, beberapa iris jahe dapat direbus atau diseduh menggunakan air panas. Setelah suhunya tidak terlalu tinggi, madu dapat ditambahkan secukupnya.
Perlu diingat, madu tidak boleh diberikan kepada bayi berusia di bawah satu tahun.
Teh Lemon dan Teh Hijau Bukan Pembersih Paru-paru
Teh lemon hangat juga dapat menjadi pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan saat tenggorokan terasa tidak nyaman.
Kandungan vitamin C dalam lemon berperan dalam mendukung fungsi normal sistem kekebalan tubuh.





