Pendaftaran juga tetap dibuka bagi pelamar yang datang langsung ke lokasi.
Menurut Adi, job fair ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah untuk menekan angka pengangguran di Kota Bogor yang saat ini masih berada di kisaran 45 ribu orang.
“Kalau dari 3.212 lowongan ini bisa terserap, minimal kita sudah menekan sekitar 10 persen dari total angka pengangguran di Kota Bogor,” kata Adi.
Ia mengimbau pencari kerja lebih selektif memilih posisi yang sesuai dengan kemampuan dan latar belakang pendidikan agar peluang diterima bekerja semakin besar.
Disnaker Kota Bogor juga membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk ikut bersaing dalam proses rekrutmen.
Kegiatan ini disebut terbuka untuk umum dan tidak hanya diperuntukkan bagi warga Kota Bogor.
Di lokasi yang sama, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur, mengapresiasi langkah Pemkot Bogor yang dinilai serius menangani persoalan pengangguran melalui pembukaan akses kerja secara langsung.





