INFOLADISHA — Kebakaran TPA Galuga di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, belum juga sepenuhnya padam hingga Rabu, 9 September 2026.
Petugas menghadapi persoalan yang tak mudah terlihat: bara api masih terperangkap jauh di bawah timbunan sampah.
Dari luar, sejumlah titik hanya tampak mengeluarkan asap tipis dan terlihat seperti sudah aman. Namun, pemantauan menggunakan drone thermal menunjukkan masih ada panas yang tersimpan di bawah permukaan.
Kondisi itu membuat pekerjaan petugas menjadi lebih rumit. Titik yang dinilai sudah padam bisa kembali terbakar setelah ditinggalkan.
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengatakan petugas pernah meninggalkan lokasi setelah secara kasat mata api terlihat mati. Namun, beberapa jam kemudian kobaran kembali muncul.
Baca Juga: Api Sudah Padam Berminggu-minggu, Bantuan untuk Korban Kebakaran di Cimande Hilir Baru Tiba
“Kalau secara kasat mata memang terlihat tinggal asap. Mati, baru kita geser ke yang lain. Ditinggal dua jam, tiba-tiba muncul lagi api,” kata Jenal.
Timbunan Sampah Harus Dibongkar
Untuk memastikan bara tidak kembali memicu api, petugas harus membongkar timbunan yang masih panas dan berasap.
Sampah dibalik menggunakan alat berat, kemudian disiram air. Proses tersebut dilakukan berulang agar panas dan bara yang tersembunyi dapat ditangani.






Respon (2)