Baca Juga : Doomscrolling Jadi Kebiasaan Baru Gen Z, Ini Dampaknya buat Kesehatan Mental
Mugya menambahkan, layanan ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi warga Kelurahan Sempur. Kehadiran petugas Disdukcapil di tingkat kelurahan dinilai efektif dalam memangkas birokrasi dan waktu tunggu masyarakat.
“Biasanya untuk perekaman itu harus ke kecamatan atau langsung ke Disdukcapil. Namun dengan kegiatan ini, Disdukcapil memberikan kemudahan jemput bola di wilayah. Jadi warga diberikan kemudahan akses untuk merekam identitas di kelurahannya masing-masing,” lanjutnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, Kelurahan Sempur mematok target sebanyak 131 warga pemula untuk mengikuti proses perekaman dalam agenda kali ini.
Meski demikian, Mugya menyebut angka tersebut bersifat dinamis menyesuaikan kondisi lapangan dan verifikasi data terbaru.
Baca Juga : PSU Sentul City Belum Diambil Alih, Warga Laporkan Bupati Bogor ke KPK
“Target dari Kelurahan Sempur ini ada 131 warga yang ditargetkan oleh Disdukcapil untuk pemula yang belum direkam. Namun dalam pelaksanaannya bisa tentatif; bisa kurang karena mungkin sudah ada yang melakukan perekaman mandiri, atau bisa bertambah jika ada warga yang belum terdata sebelumnya,” jelasnya.
Pihak kelurahan juga menyampaikan apresiasi kepada Disdukcapil Kota Bogor atas sinergi yang terjalin. Menurutnya, kepemilikan E-KTP sangat krusial bagi warga untuk mengakses berbagai layanan publik lainnya, seperti jaminan kesehatan dan bantuan sosial.





