Ia menyebut sumber air tersebut dikenal sebagai Taman Sumber Air dan tetap mengeluarkan air meski memasuki musim kemarau.
Baca Juga: Kasus Suap HGB Disorot, IMM Bogor Raya Minta KPK Bongkar Dugaan Fasilitator
“Memang dari dulu itu disebutnya Taman Sumber Air. Airnya selalu ada, bahkan di musim kemarau,” ujarnya.
Meski demikian, Bardi menegaskan air dari mata air tersebut selama ini hanya digunakan untuk mandi dan mencuci, bukan untuk diminum.
Kini Air Kembali Jernih
Setelah perubahan warna air menjadi perhatian masyarakat, Pemerintah Desa Cibadung langsung berkoordinasi dengan pengurus RW setempat.
Bardi mengatakan kondisi mata air saat ini sudah kembali seperti semula. Warna air yang sebelumnya kemerahan kini telah berubah menjadi jernih.
Ia juga sempat berencana berkoordinasi dengan dinas terkait karena khawatir perubahan warna tersebut disebabkan oleh adanya pihak yang sengaja melakukan sesuatu di lokasi.
“Sekarang sudah kembali normal, sudah jernih. Tadinya saya mau koordinasi juga dengan dinas, karena takutnya ada yang iseng,” kata Bardi.






Respon (1)