INFOLADISHA – Pemerintah terus mendorong pemanfaatan biodiesel B50 untuk memperkuat bauran energi nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.
Di tengah rencana penerapan yang dilakukan secara bertahap, perhatian kini tertuju pada kesiapan kendaraan diesel, terutama model generasi lama yang masih banyak beroperasi di sektor transportasi dan logistik.
Secara teknis, kendaraan diesel yang beredar saat ini dapat menggunakan B50.
Namun, kendaraan dengan sistem injeksi mekanis membutuhkan perhatian lebih karena karakteristik biodiesel berbeda dengan solar konvensional yang selama ini digunakan.
Perbedaan tersebut terutama berkaitan dengan sifat biodiesel yang memiliki daya pelarut lebih kuat.
Baca Juga: Cuaca Makin Terik, Satu Komponen Ini Bisa Bikin AC Mobil Tak Dingin
Pada kendaraan diesel lawas, kondisi ini dapat memengaruhi sejumlah komponen berbahan karet yang masih banyak digunakan pada sistem bahan bakar.
Komponen seperti selang, seal, dan gasket menjadi bagian yang perlu diperiksa secara berkala.
Jika material yang digunakan tidak sesuai spesifikasi untuk campuran biodiesel yang lebih tinggi, risiko keausan maupun pengerasan komponen bisa meningkat seiring waktu.
Selain itu, filter bahan bakar juga berpotensi membutuhkan perhatian ekstra pada masa awal penggunaan.





