Saat ini progres pekerjaan telah mencapai sekitar 90 persen.
Sebanyak 11 ruang kelas telah selesai dan digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, sementara 12 ruang lainnya tengah menjalani tahap penyelesaian akhir.
“Dari total anggaran Rp5,5 miliar itu, progresnya sekarang sudah mencapai 90 persen. Total ruang kelasnya ada 23 ruang. Sebelas sudah selesai dan sudah dipakai, sedangkan dua belas lainnya masih dalam proses penyelesaian akhir sehingga belum bisa digunakan,” ujar Kuswara.
Baca Juga: Tanam 544 Pohon, Pemkot Bogor Antisipasi Ancaman El Nino hingga 2027
Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan revitalisasi rampung pada 21 Juni 2026.
Dengan target tersebut, seluruh fasilitas baru diharapkan sudah bisa dimanfaatkan penuh saat tahun ajaran 2026/2027 dimulai.
“Insya Allah tanggal 21 Juni ini sudah bisa tuntas semua sehingga pada tahun ajaran baru 2026/2027 seluruh ruang kelas sudah bisa dimanfaatkan untuk proses belajar mengajar,” lanjutnya.
Revitalisasi MTsN 1 Kota Bogor menjadi bagian dari program nasional yang lebih luas.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno mengatakan pemerintah terus memperkuat sektor pendidikan melalui berbagai program pembangunan SDM.
Menurutnya, revitalisasi satuan pendidikan berjalan seiring dengan program lain seperti Sekolah Unggul Garuda dan Sekolah Rakyat yang telah digulirkan sejak 2025.





