“Program revitalisasi satuan pendidikan ini merupakan satu dari banyak sekali program untuk pembangunan SDM yang unggul,” kata Pratikno.
Ia mengungkapkan pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp13,28 triliun pada 2025 untuk revitalisasi, pembangunan kembali, dan renovasi 17.573 satuan pendidikan di berbagai daerah.
Program tersebut berlanjut pada tahun ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
Dampak revitalisasi mulai dirasakan langsung oleh MTsN 1 Kota Bogor.
Kepala sekolah Ahmad Tarmiji menyebut citra madrasah yang sebelumnya kurang dilirik kini berubah signifikan.
Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar siswa baru yang melonjak tajam.
Dalam dua hari masa pendaftaran, sebanyak 681 calon siswa tercatat mendaftar, sementara kuota yang tersedia hanya 320 kursi.
“Yang tadinya kami dipandang sebelah mata, dalam dua hari pendaftaran siswa baru langsung ada 681 siswa yang mendaftar. Padahal yang diterima cuma 320 siswa,” ujarnya.
Perubahan fasilitas juga memunculkan kegembiraan di kalangan siswa.
Ahmad mengaku suasana haru sempat menyelimuti sekolah saat para siswa pertama kali menempati ruang kelas baru yang telah selesai dibangun.
Menurutnya, sejumlah siswa bahkan menunjukkan ekspresi spontan karena senang bisa belajar di lingkungan yang jauh lebih nyaman dibanding sebelumnya.





