Rute Tenjo Jasinga menjadi salah satu usulan yang paling diprioritaskan.
Jalur ini dinilai penting untuk memperkuat akses transportasi di wilayah barat Kabupaten Bogor yang terus berkembang.
Di saat yang sama, kajian terhadap jalur Tenjo Parung Panjang juga terus dilakukan.
Baca Juga: Dana Desa Rp1,5 Miliar per Desa Segera Cair, Pemkab Bogor Siapkan Lebih dari Rp600 Miliar
Pengembangan konektivitas di kawasan tersebut dipandang strategis karena pertumbuhan aktivitas masyarakat dan kawasan permukiman yang semakin meningkat.
Untuk sektor pariwisata, Pemkab Bogor melanjutkan penjajakan pembangunan kereta gantung di kawasan Puncak.
Rencana ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang sebelumnya telah ditandatangani terkait perencanaan jalur kereta gantung dari Gadog menuju rest area Gunung Mas.
“Yang kita usulkan pertama Tenjo Jasinga, kedua Tenjo Parung Panjang, kemudian ada juga kajian kereta gantung dari Gadog sampai rest area Gunung Mas,” kata Rudy kepada wartawan, Kamis 25 Juni 2026.
Meski demikian, Rudy menegaskan proyek transportasi berskala besar tersebut tidak bisa direalisasikan dalam waktu singkat.
Prosesnya membutuhkan tahapan yang panjang mulai dari kajian teknis, penyusunan perencanaan, hingga pemenuhan kebutuhan investasi.
Ia berharap seluruh proses yang sedang berjalan dapat segera ditindaklanjuti sehingga rencana pengembangan transportasi massal di Kabupaten Bogor dapat direalisasikan secara bertahap.





