Menurut Yunita, hasil profiling akan menjadi bagian penting dalam membangun basis data aparatur yang lebih objektif dan akurat.
Data tersebut selanjutnya dapat mendukung percepatan penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemkab Bogor.
Melalui pemetaan potensi dan kompetensi, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi talenta yang dimiliki setiap ASN.
Dengan demikian, proses pengembangan karier maupun peningkatan kapasitas pegawai dapat dilakukan secara lebih terarah.
“Dengan adanya profiling ini, kami berharap talenta-talenta ASN dapat teridentifikasi dengan baik sehingga pengembangan karier dan peningkatan kompetensinya dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Yunita menjelaskan, penerapan manajemen talenta merupakan bagian dari upaya mendorong pengelolaan ASN yang profesional dan berbasis sistem merit.
Dalam penerapannya, kompetensi pegawai menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menentukan pengembangan karier dan penempatan ASN, dengan tetap menyesuaikan kebutuhan organisasi.
Dengan pendekatan tersebut, hasil profiling tidak hanya digunakan untuk kepentingan pengembangan individu, tetapi juga membantu pemerintah daerah menempatkan sumber daya aparatur secara lebih tepat.





