Dedie Rachim menambahkan bahwa umat Buddha telah menjadi bagian dari perjalanan panjang sejarah Kota Bogor dan turut mewarnai perkembangan kota sejak ratusan tahun lalu.
“Saya merasa bangga, karena kegiatan Dharmasanti tahun ini melibatkan banyak generasi muda umat Buddha. Hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai cinta kasih, toleransi, persaudaraan, dan kebangsaan terus diwariskan kepada generasi penerus sebagai modal penting dalam menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat,” kata Dedie Rachim.
Selain memberikan apresiasi, Dedie Rachim juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam mendukung penguatan moderasi beragama, kerukunan umat beragama, serta kehidupan sosial yang inklusif dan harmonis.
Baca Juga : DPRD Kota Bogor Soroti Hotel Prima Katulampa, Diduga Berdiri Tanpa Izin di Zona Permukiman
Menurutnya, kemajuan kota tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kuatnya persatuan, toleransi, dan solidaritas sosial masyarakat. Ia juga mendorong umat Buddha, khususnya generasi muda, untuk tampil dan menunjukkan jati diri serta nilai-nilai Buddhis yang dapat memberikan kontribusi positif dalam menghadapi berbagai tantangan global saat ini.
“Untuk itu, saya mengajak seluruh masyarakat Kota Bogor untuk terus menumbuhkan nilai-nilai cinta kasih, kepedulian sosial, toleransi, dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat tersebut, kita dapat bersama-sama mewujudkan Kota Bogor yang damai, sejahtera, dan nyaman bagi seluruh warganya,” ungkap Dedie Rachim.





