Ia menilai kondisi ruangan masih terasa panas ketika jumlah pengunjung meningkat.
Karena itu, pihak pengelola tengah menyiapkan penambahan blower serta melengkapi meja dan kursi makan.
Menurutnya, seluruh kebutuhan tersebut saat ini masih dalam proses pengadaan oleh pihak ketiga sehingga diharapkan dapat segera digunakan.
Baca Juga: Ratusan Mahasiswa Demo di Depan Istana Bogor, Bawa 6 Tuntutan untuk Pemerintah
Jenal juga meminta agar area kuliner dilengkapi ruang khusus merokok yang terpisah dari area bebas asap rokok.
Langkah itu dinilai penting agar keluarga yang membawa anak tetap dapat menikmati suasana kuliner dengan nyaman.
Ia menjelaskan penyediaan ruang merokok masih diperbolehkan sesuai ketentuan yang berlaku, selama lokasinya dipisahkan dari area yang ditetapkan bebas rokok.
Pemkot Bogor menargetkan lantai dua Pasar Jambu Dua berkembang menjadi salah satu pusat kuliner yang nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.
Konsep yang diusung tidak hanya mengedepankan pilihan kuliner, tetapi juga ramah bagi anak, penyandang disabilitas, lanjut usia, hingga wisatawan yang datang ke Kota Bogor.
Menurut Jenal, Pasar Jambu Dua mulai menjadi salah satu tujuan alternatif bagi pengunjung dari luar daerah yang ingin menikmati kuliner di Kota Bogor.
Karena itu, kualitas fasilitas harus terus ditingkatkan agar sejalan dengan meningkatnya jumlah pengunjung.





