INFOLADISHA — Upaya menemukan Bayu Zulkarnaen, pegawai Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kota Bogor yang dilaporkan hilang di Sungai Cisadane, masih belum membuahkan hasil.
Hingga Minggu sore, 16 Agustus 2026, tim SAR gabungan belum menemukan keberadaan Bayu. Pencarian terus dilakukan dengan menyisir aliran sungai sekaligus memeriksa sejumlah titik melalui penyelaman.
Medan di bawah permukaan sungai menjadi salah satu kendala utama. Tim menemukan sedimentasi serta tumpukan bambu dan sampah kayu yang tersangkut di bagian palung, termasuk di sekitar lokasi ditemukannya sepeda motor Bayu.
Material tersebut kemudian coba disingkirkan agar penyelam memiliki ruang lebih luas untuk memeriksa bagian dasar sungai.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim yang meninjau langsung pencarian pada Minggu mengatakan upaya tersebut perlu dilakukan untuk membuka area yang masih tertutup material.
Baca Juga: Jangan Datang Hari Ini! Layanan Adminduk Kabupaten Bogor Tutup, Ini Jadwal Bukanya
“Teman-teman dari penyelam kembali melakukan upaya untuk mengikat bongkahan bambu maupun sampah yang ada di dasar sungai,” kata Dedie.
Motor Bayu Jadi Petunjuk Awal
Bayu dilaporkan hilang setelah motor Honda Verza yang biasa digunakannya ditemukan di ujung jembatan sempadan Sungai Cisadane, Kelurahan Cipaku, Bogor Selatan.
Motor tersebut ditemukan dalam kondisi mesin mati, tetapi kontaknya masih menyala.





