Selain memengaruhi panggul, posisi tersebut membuat tubuh cenderung sedikit membungkuk, mulai dari punggung hingga leher.
Jika dilakukan berulang dalam waktu lama, tubuh dapat beradaptasi dengan postur itu sehingga lebih sulit kembali ke posisi yang ideal.
Karena itu, para ahli menyarankan untuk tidak duduk dalam posisi yang sama terlalu lama.
Mengubah posisi setiap sekitar 30 menit, diselingi berdiri, berjalan sebentar, atau melakukan peregangan ringan, dapat membantu menjaga kelenturan otot sekaligus mengurangi tekanan pada tubuh.
Menjaga postur duduk juga tak kalah penting. Kedua telapak kaki sebaiknya menapak di lantai atau menggunakan sandaran kaki bila diperlukan.
Posisi lutut idealnya sejajar atau sedikit lebih rendah dari pinggul, sedangkan bahu dibuat rileks agar tidak menambah beban pada tubuh bagian atas.
Punggung dianjurkan menempel pada sandaran kursi untuk membantu menopang tulang belakang.
Jika sandaran kurang nyaman, penggunaan bantal kecil bisa menjadi pilihan agar posisi punggung tetap terjaga.
Sementara itu, leher sebaiknya tetap tegak dan tidak terlalu condong ke depan.
Perlu diingat, tidak ada satu posisi duduk yang paling ideal untuk semua orang.
Tinggi badan, jenis kursi, hingga aktivitas yang sedang dilakukan dapat memengaruhi posisi duduk yang paling nyaman.
Namun, satu hal yang disepakati para ahli adalah membiasakan tubuh bergerak secara berkala agar otot, sendi, dan tulang belakang tetap bekerja dengan baik.




