Info Otomotif

Sering Masuk Gang Sempit karena Google Maps? Begini Cara Menghindarinya

×

Sering Masuk Gang Sempit karena Google Maps? Begini Cara Menghindarinya

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi. (Pexels)

5. Tambahkan Titik Pemberhentian

Jika rute yang disarankan terasa kurang meyakinkan, pengguna bisa mengatur jalur secara manual.

Caranya dengan menambahkan titik pemberhentian di jalan utama yang ingin dilewati.

Setelah itu, Google Maps akan menyesuaikan rute sesuai arah yang dipilih.

6. Waspadai Jalur yang Terlalu Berliku

Tampilan rute di peta sering memberikan petunjuk awal mengenai kondisi jalan.

Jalur yang berkelok-kelok dan melewati banyak tikungan biasanya berada di area permukiman atau jalan kecil.

Sebaliknya, jalan utama cenderung memiliki lintasan yang lebih lurus dan jelas.

7. Jangan Terburu-buru Menekan Tombol Mulai

Kesalahan paling umum adalah langsung mengikuti navigasi begitu tujuan dimasukkan.

Padahal, memeriksa rute selama 10 hingga 20 detik dapat membantu menemukan bagian jalan yang berpotensi bermasalah.

Perbesar tampilan peta dan telusuri jalur secara manual sebelum memulai perjalanan.

Tanda Rute Google Maps Berpotensi Melewati Jalan Sempit

Ada beberapa ciri yang bisa dikenali sejak awal agar pengemudi tidak terjebak di jalur yang kurang ideal.

Pertama, jalan terlihat sangat tipis dibanding ruas jalan lain di sekitarnya. Kedua, rute memiliki banyak tikungan tajam dan berkelok.

Ketiga, jalur masuk ke kawasan permukiman padat yang dipenuhi gang dan akses kecil.

Keempat, lokasi tidak memiliki tampilan Street View sehingga kondisi jalan sulit diverifikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *