Menurutnya, keberadaan pohon memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan perkotaan yang semakin padat.
Baca Juga: Job Fair Kota Bogor Diserbu Ribuan Pelamar, 3.212 Lowongan Dibuka di Plaza Jambu Dua
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor Denni Wismanto.
Ia menilai gerakan penghijauan harus dilakukan secara berkelanjutan agar dampaknya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
“Kalau kita jaga lingkungan, nanti bisa dinikmati anak cucu kita dari mulai air dan lainnya,” ujar Denni.
DLH Kota Bogor memastikan program penanaman pohon tidak berhenti di TPS3R Mekarwangi.
Sepanjang Juni 2026, kegiatan serupa akan dilakukan bersama komunitas lingkungan dan masyarakat di berbagai titik.
Pada 19 Juni mendatang, penanaman dijadwalkan berlangsung di kawasan Kayu Manis, termasuk di sekitar lahan PSEL.
Selain itu, penghijauan juga dilakukan secara masif di 68 kelurahan se Kota Bogor.
“Tidak hanya seremonial tapi dilakukan secara konsisten,” tegas Denni.
Langkah penghijauan ini menjadi bagian dari upaya Kota Bogor memperkuat ketahanan lingkungan di tengah ancaman perubahan iklim yang diperkirakan semakin terasa dalam beberapa tahun ke depan.





