Info Gaya Hidup

Tren Jalan Kaki di Jepang Jadi Perbincangan, Ternyata Tujuannya Bukan Kaleng Kaleng

×

Tren Jalan Kaki di Jepang Jadi Perbincangan, Ternyata Tujuannya Bukan Kaleng Kaleng

Sebarkan artikel ini
Tren jalan kaki di Jepang. IST
Tren jalan kaki di Jepang. IST

Hasilnya, peserta yang menjalani metode jalan kaki ala Jepang mengalami penurunan berat badan yang lebih signifikan. Tekanan darah mereka juga menurun lebih banyak dibandingkan dengan peserta yang melakukan jalan kaki berkelanjutan dengan intensitas rendah.

Penelitian ini juga mengukur kekuatan kaki dan tingkat kebugaran fisik. Hasilnya, keduanya meningkat lebih signifikan pada peserta yang mengikuti program jalan kaki ala Jepang dibandingkan dengan mereka yang melakukan jalan kaki terus-menerus dengan intensitas sedang.

Studi jangka panjang lainnya juga menemukan, metode ini dapat membantu melindungi dari penurunan kekuatan dan kebugaran fisik seiring bertambahnya usia.

Tak hanya itu, tren jalan kaki di Jepang juga berpotensi membantu memperpanjang umur, meskipun hal tersebut belum diteliti secara langsung.
Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait tren jalan kaki ini. Dalam studi tahun 2007, sekitar 22 persen peserta tidak menyelesaikan program jalan kaki ala Jepang. Sementara pada program dengan intensitas rendah dan target 8.000 langkah per hari, sekitar 17 persen peserta tidak menyelesaikannya.

Hal ini menunjukkan bahwa tren jalan kaki di Jepang mungkin tidak cocok untuk semua orang, dan belum tentu lebih mudah atau lebih menarik dibandingkan target berbasis jumlah langkah yang sederhana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *