Bacaan niat puasa qadha Ramadan
Karena qadha merupakan puasa wajib, niat dilakukan pada malam hari sebelum menjalankan puasa.
Berikut lafaz niat yang umum digunakan:
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an qadha’i fardhi syahri Ramadhana lillahi ta’ala.
Artinya: “Saya berniat mengganti puasa wajib Ramadan karena Allah Ta’ala.”
Bagi yang masih memiliki utang puasa dari tahun-tahun sebelumnya, langkah pertama adalah memastikan jumlah hari yang belum diganti, kemudian menyusun jadwal qadha hingga seluruhnya terpenuhi.
Adapun kewajiban fidyah akibat penundaan perlu dilihat berdasarkan kondisi masing-masing dan pendapat ulama yang dijadikan pegangan.
Dengan memahami perbedaan ketentuan tersebut, pelaksanaan qadha dapat dilakukan dengan lebih terarah tanpa mengabaikan kewajiban yang masih menjadi tanggungan.







Respon (1)