Bogor

113 Warga Kabupaten Bogor Mundur dari PKH usai Dinsos Terapkan Stiker Rumah Penerima Bansos

×

113 Warga Kabupaten Bogor Mundur dari PKH usai Dinsos Terapkan Stiker Rumah Penerima Bansos

Sebarkan artikel ini

“Pendamping pendamping kami, petugas petugas kami turun langsung ke lapangan untuk melakukan rechecking terhadap masyarakat yang ada di data kita,” ujarnya.

Dalam proses verifikasi, penerima bantuan diberikan dua pilihan, yakni memasang stiker penerima bantuan sosial di rumah atau menandatangani surat pernyataan mengundurkan diri dari program.

“Kita sodorkan dua pilihan. Satu stiker untuk ditempel di rumah. Kalau tidak bersedia ditempel, ada lembar pernyataan pengunduran diri dari penerima bansos. Silakan pilih di antara dua itu,” jelas Farid.

Menurut dia, penerapan kebijakan tersebut dalam uji coba di Ciomas memunculkan respons cukup signifikan.

Baca Juga: Kejari Kabupaten Bogor Tunggu Hitungan Kerugian Negara di Kasus Dugaan Penyelewengan Aset Pemkab

Sebanyak 113 penerima bantuan tercatat memilih mundur secara sukarela dari program.

“Begitu kita terapkan labelisasi, ada sekitar 113 orang yang langsung mundur dari program,” katanya.

Meski demikian, Farid menegaskan pencabutan bantuan tidak dilakukan secara otomatis.

Setiap penerima tetap akan melalui proses asesmen dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi keluarga, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), serta kategori desil masing masing penerima.

“Nanti kita lihat faktor faktornya, kita sandingkan dengan DTKS dan desil mereka berada di mana. Baru kita ambil keputusan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *