Baca Juga: Api Mengganas di Cileungsi, Lahan Seluas 9,7 Hektare Ludes dan Permukiman Sempat dalam Ancaman
Dukungan juga datang dari Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Pertina, Agust Jovan Latuconsina.
Ia berharap semangat bertanding para peserta cukup ditunjukkan di atas ring, bukan melalui aksi yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Menurutnya, banyak anak muda memiliki keberanian dan potensi besar.
Namun, kemampuan tersebut harus diarahkan melalui kompetisi resmi agar dapat berkembang menjadi prestasi yang membanggakan.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bogor, Anas S. Rasmana, menyebut kegiatan olahraga seperti GBA memiliki manfaat ganda.
Selain menjadi wadah pembinaan karakter, turnamen ini juga dimanfaatkan sebagai proses pencarian atlet potensial untuk memperkuat kontingen Kota Bogor pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Sementara itu, Ketua Panitia GBA Volume II, Afit Gunawan, mengungkapkan mayoritas peserta tahun ini berasal dari kalangan pelajar, dengan kelas 65 kilogram menjadi kategori yang paling banyak diminati.
Ia menegaskan bahwa kejuaraan ini tidak berhenti pada pelaksanaan pertandingan semata.
Peserta yang menunjukkan performa terbaik akan dipantau untuk mendapatkan pembinaan lanjutan bersama Pertina sebagai bagian dari proses mencetak atlet berprestasi.





