INFOLADISHA – Ancaman banjir di Kecamatan Rancabungur menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor.
Untuk mengurangi risiko luapan air saat hujan deras, normalisasi Kali Cibeuteung di Desa Candali terus dikebut dengan mengangkat endapan lumpur dan berbagai material yang selama ini menghambat aliran sungai.
Pekerjaan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto agar kapasitas sungai kembali optimal.
Pendangkalan akibat sedimentasi dinilai menjadi salah satu penyebab berkurangnya daya tampung Kali Cibeuteung ketika debit air meningkat.
Alat berat diterjunkan untuk mengeruk sedimentasi, sementara petugas bersama warga bergotong royong membersihkan sampah, batang bambu, kayu, hingga semak liar di sepanjang bantaran sungai.
Baca Juga: 6 Kursi Eselon II Pemkab Bogor Diperebutkan, Rekam Jejak ASN Jadi Penentu
Hingga kini, pengerukan telah mencapai sekitar satu kilometer dengan lebar sungai berkisar lima hingga delapan meter dan kedalaman satu hingga satu setengah meter.
Camat Rancabungur, Dita Aprillia, mengatakan normalisasi dilakukan secara bertahap dan akan terus dilaksanakan agar fungsi sungai tetap terjaga.
“Normalisasi ini dilakukan secara berkala agar aliran Kali Cibeuteung kembali optimal. Dengan begitu, potensi banjir akibat luapan sungai dapat diminimalkan,” ujar Dita.





