INFOLADISHA – Kenaikan harga kebutuhan pokok, biaya transportasi, hingga tagihan energi membuat menabung semakin sulit dilakukan.
Apalagi jika pendapatan tidak ikut bertambah, sementara kebutuhan sehari-hari terus menggerus isi rekening.
Dalam kondisi seperti ini, sebagian orang bahkan harus mengandalkan tabungan untuk menutupi pengeluaran bulanan. Akibatnya, uang yang semula disiapkan untuk kebutuhan masa depan justru semakin menipis.
Tekanan ekonomi juga bisa datang dari berbagai arah. Mulai dari pengurangan jam kerja, penurunan pendapatan, hingga risiko pemutusan hubungan kerja (PHK). Situasi tersebut membuat kondisi keuangan rumah tangga semakin rentan.
Meski begitu, bukan berarti menabung harus berhenti sepenuhnya. Dengan pengelolaan keuangan yang lebih terencana, menyisihkan uang tetap bisa dilakukan meski penghasilan terbatas.
Baca Juga: Threads Mulai Uji Fitur Berbagi Privat, Unggahan Tak Lagi Harus untuk Semua Orang
Melansir informasi dari Prudential dan Chubb pada 1 November, ada sejumlah strategi yang bisa diterapkan untuk menjaga keuangan tetap sehat di tengah ketidakpastian ekonomi.
1. Jangan menunggu uang tersisa untuk menabung
Salah satu kebiasaan yang membuat tabungan sulit bertambah adalah menunggu sisa uang setelah seluruh kebutuhan terpenuhi.
Padahal, ketika pengeluaran terus meningkat, uang yang tersisa sering kali tidak cukup untuk disimpan.






