Camilan tinggi gula sering dianggap sebagai pelarian saat seseorang sedang lelah atau stres.
Sayangnya, efek tersebut tidak bertahan lama.
Setelah lonjakan energi sesaat, tubuh justru mengalami penurunan yang dapat memicu rasa cemas dan perubahan mood.
Beberapa penelitian juga mengaitkan konsumsi gula berlebih dengan meningkatnya risiko gangguan kesehatan mental apabila terjadi terus menerus dalam jangka panjang.
Makanan Olahan
Makanan olahan umumnya mengandung zat aditif, pengawet, serta perasa buatan dalam jumlah tinggi.
Konsumsi berlebihan jenis makanan ini dinilai dapat berdampak pada kondisi psikologis seseorang.
Penelitian menemukan pola makan yang didominasi makanan olahan berkaitan dengan meningkatnya tingkat kecemasan dan stres.
Selain rendah nutrisi penting, makanan jenis ini juga dapat memengaruhi keseimbangan tubuh yang berkaitan dengan kesehatan mental.
Gorengan dan Makanan Berminyak
Makanan berminyak dan gorengan memang memberi rasa kenyang serta kepuasan tersendiri.
Namun konsumsi terlalu sering ternyata tidak baik untuk kesehatan mental.
Makanan yang digoreng umumnya mengandung lemak trans yang dapat memicu peradangan dalam tubuh.
Kondisi tersebut dikaitkan dengan meningkatnya risiko gangguan suasana hati hingga kecemasan.
Efeknya mungkin tidak langsung terasa, tetapi dalam jangka panjang kebiasaan mengonsumsi makanan berminyak bisa memengaruhi kondisi tubuh dan pikiran secara bersamaan.





