Karena itu, makanan praktis belum tentu otomatis masuk dalam kategori yang sama. Yang menjadi perhatian adalah tingkat pengolahannya dan banyaknya formulasi bahan yang digunakan.
Minuman ringan bersoda, sereal instan, camilan kemasan, hingga sejumlah produk daging olahan termasuk contoh yang banyak dikonsumsi.
Apa Hubungannya dengan Paru-Paru?
Penelitian ini belum menyimpulkan bahwa makanan ultra proses secara langsung menyebabkan kanker paru. Namun, para peneliti melihat adanya hubungan yang cukup kuat sehingga pola makan menjadi faktor yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut.
Zhaoping Li, Kepala Divisi Nutrisi Klinis UCLA David Geffen School of Medicine, menyoroti perbedaan cara tubuh merespons makanan utuh dibandingkan produk yang telah melalui pengolahan intensif.
Kandungan berbagai bahan tambahan dalam makanan ultra proses diduga dapat berkaitan dengan peradangan sistemik.
Jika berlangsung terus-menerus dalam jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi berperan dalam berbagai masalah kesehatan, termasuk proses yang berkaitan dengan kanker.
Karena itu, menjaga kesehatan tidak cukup hanya dengan menghindari satu faktor risiko.
Yang Dimakan Sehari-hari Juga Mulai Jadi Perhatian
Temuan ini menjadi pengingat bahwa pilihan makanan bisa memiliki dampak yang lebih luas dari sekadar berat badan atau kadar gula darah.






Respon (1)