Pada kesempatan tersebut, tim KKNT membuka booth edukasi “Cek KLIK” (Cek Kemasan, Label, Izin edar, dan Kadaluarsa) merupakan kampanye Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam mengajarkan konsumen cara memeriksa produk pangan sebelum membeli.
Sementara itu Kepala Sentra UMKM Tegalwaru, Yolanda Erma Yunita mengatakan, kegiatan Gempar Waru merupakan bentuk kolaborasi positif dari berbagai lembaga yang bersama-sama berupaya memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurut Yolanda, rangkaian kegiatan mulai dari jalan sehat, senam sehat, bazar UMKM Desa Tegalwaru, hingga berbagai perlombaan, mendapatkan respons yang sangat positif dari masyarakat.
Baca Juga : Satpol PP Kabupaten Bogor Tegas soal ‘Ngecrek’ di Jalan, Meski Sudah Dapat Izin RT RW Tetap Dilarang
“Kami berharap ‘Gempar Waru’ dapat menjadi kegiatan perdana yang memberikan contoh baik sekaligus menjadi momentum untuk menghadirkan berbagai kegiatan kolaboratif lainnya di Tegalwaru,” kata Yolanda.
Lebih lanjut Yolanda pun berharap kedepan, sinergi antar lembaga dan partisipasi masyarakat ini dapat terus dikembangkan, sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku UMKM di Tegal Waru.
Dalam kegiatan ini, ada empat jenis yang diperlombakan bagi anak-anak usia sekolah dasar (SD) yang berlangsung paralel dengan bazar, diantaranya :





