INFOLADISHA – Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, akhirnya buka suara terkait aksi demonstrasi di Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor yang menyeret namanya dalam sejumlah tudingan.
Ade menegaskan seluruh langkah yang dilakukan pemerintah daerah selalu melalui koordinasi bersama Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
Pernyataan itu disampaikan Ade kepada wartawan pada Senin 8 Juni 2026.
Ia membantah tudingan mengambil keputusan secara sepihak dalam polemik lahan PT Bahana Sukma Sejahtera atau BSS di wilayah Cigombong dan Cijeruk.
“Saya tidak pernah mengambil langkah langkah tanpa perintah dan tanpa koordinasi dengan Pak Bupati,” ujar Ade.
Baca Juga: Pemkab Bogor Siapkan Koridor Baru Tegar Beriman–Bomang, Bakal Punya Jalur 4 Lajur dan Pusat Pangan
Meski namanya menjadi sasaran kritik dalam aksi demonstrasi tersebut, Ade mengaku tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.
Namun, ia meminta penyampaian pendapat dilakukan secara santun dan tetap menjaga situasi kondusif.
Dalam keterangannya, Ade menjelaskan persoalan lahan BSS tidak bisa disederhanakan begitu saja.
Menurutnya, ada perbedaan jelas antara warga yang turun temurun menggarap lahan untuk bertani dengan pihak yang menguasai area dalam skala besar.
Ia menyebut masyarakat lokal yang mengelola lahan kecil untuk kebutuhan pertanian justru perlu mendapat pembinaan agar aktivitas pertanian mereka berkembang dan berdampak pada ekonomi keluarga.





