BeritaBogor

Kabupaten Bogor Diingatkan Waspada Kekeringan 1-10 September, Bupati Minta Warga Tak Buang Puntung Rokok

×

Kabupaten Bogor Diingatkan Waspada Kekeringan 1-10 September, Bupati Minta Warga Tak Buang Puntung Rokok

Sebarkan artikel ini
Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

Kondisi musim kemarau telah berlangsung selama beberapa bulan dan sejumlah langkah penanganan telah dilakukan pemerintah daerah.

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama perangkat daerah terkait, Pemkab Bogor telah menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan pasokan.

Baca Juga: Satpol PP Kabupaten Bogor Perkuat Penegakan Perda dan Perkada, Intensifkan Penanganan Gangguan Trantibum

Pemerintah juga memperkuat sumber air dengan membangun embung dan sumur bor.

Di sektor pertanian, langkah percepatan masa tanam dan panen dilakukan untuk mengurangi risiko petani mengalami gagal panen.

“Bencana kekeringan atau musim kemarau sudah beberapa bulan terjadi, kami sudah menyalurkan bantuan air bersih, pembangunan embung, pembangunan sumur bor dan juga mempercepat masa tanam maupun masa panen, hingga petani terhindar dari gagal panen,” ujar Rudy.

Penanganan dampak kemarau tersebut turut melibatkan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan.

Kolaborasi sejumlah instansi dilakukan untuk menjaga ketersediaan air sekaligus membantu warga yang mulai mengalami keterbatasan pasokan.

Di tingkat Jawa Barat, potensi kekeringan meteorologis juga terjadi di sejumlah daerah dengan tingkat peringatan berbeda.

Kota Cimahi tercatat berstatus waspada, sedangkan Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Tasikmalaya berada pada status siaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *