Stres dapat berkaitan dengan peningkatan hormon kortisol yang pada kondisi tertentu turut memengaruhi kadar gula darah.
Karena itu, aktivitas seperti yoga dan peregangan dapat menjadi pelengkap rutinitas olahraga.
Selain menjaga tubuh tetap aktif, kegiatan tersebut juga membantu relaksasi dan meningkatkan fleksibilitas.
Konsistensi Lebih Penting dari Sekadar Memilih Jam
Menentukan waktu olahraga memang dapat membantu menyusun strategi pengendalian gula darah. Namun, tidak ada satu jam yang otomatis cocok untuk semua orang.
Rutinitas yang dilakukan secara konsisten, pemilihan aktivitas sesuai kemampuan, serta pemantauan respons tubuh tetap menjadi faktor yang tidak kalah penting.
Olahraga juga bukan satu-satunya penentu kestabilan gula darah. Pola makan yang seimbang, tidur yang cukup, dan kemampuan mengelola stres perlu berjalan bersama.
Bagi penderita diabetes, perubahan pola olahraga sebaiknya disesuaikan dengan kondisi masing-masing dan tetap memperhatikan pemantauan gula darah.
Dengan pendekatan yang menyeluruh, aktivitas fisik dapat menjadi bagian dari kebiasaan jangka panjang untuk membantu menjaga kesehatan.




