Dalam penelitian itu, penggunaan perangkat elektronik bercahaya dibandingkan dengan membaca buku cetak.
Baca Juga: Target Akhir Tahun Mepet, Hampir 1.000 Angkot Tua Masih Lalu-lalang di Kota Bogor
Hasilnya, peserta yang menggunakan perangkat elektronik dilaporkan mengalami rasa kantuk lebih lambat serta perubahan pada waktu biologis tubuh.
Melatonin Bisa Menurun
Paparan cahaya pada malam hari juga berkaitan dengan produksi melatonin, hormon yang berperan dalam mengatur siklus tidur dan bangun.
Pada malam hari, peningkatan melatonin membantu tubuh mengenali bahwa waktu istirahat telah tiba. Namun, paparan cahaya dapat menghambat produksi atau pelepasan hormon tersebut.
Dalam penelitian yang sama, peserta yang membaca menggunakan perangkat elektronik mengalami sekresi melatonin lebih rendah dibandingkan mereka yang membaca buku cetak.
Temuan lain yang dimuat dalam jurnal Brain Communications juga menunjukkan bahwa membaca menggunakan smartphone tanpa penyaring cahaya biru berkaitan dengan penurunan melatonin pada remaja dan dewasa.
Pada kelompok dewasa muda, kadar hormon itu bahkan masih lebih rendah ketika waktu tidur tiba.
Bukan Hanya Cahaya, Konten Juga Membuat Pikiran Tetap Aktif
Gangguan tidur akibat ponsel bukan semata-mata disebabkan cahaya layar. Konten yang dikonsumsi juga dapat membuat aktivitas mental tetap tinggi.






Respon (1)