Pilih keterampilan yang benar-benar dikuasai dan sesuai dengan pekerjaan yang diincar. Tiga keterampilan teratas mendapat posisi menonjol di profil, sehingga bagian tersebut layak diprioritaskan.
Pencari kerja juga perlu mempertimbangkan penggunaan gelar akademik seperti MBA atau Ph.D. pada nama maupun headline. Dalam konteks tertentu, gelar tersebut dapat memengaruhi persepsi rekruter terhadap tingkat kualifikasi kandidat.
Meski demikian, keputusan untuk menampilkan gelar perlu disesuaikan dengan bidang pekerjaan. Jika gelar tertentu menjadi persyaratan utama, mencantumkannya justru dapat membantu memperjelas kualifikasi.
6. Gunakan foto profil yang profesional
Foto profil merupakan salah satu elemen visual yang pertama kali dilihat ketika seseorang membuka profil LinkedIn.
Data yang dikutip dalam sejumlah publikasi karier menyebutkan bahwa profil dengan foto dapat memperoleh sekitar 21 kali lebih banyak kunjungan dan hingga sembilan kali lebih banyak permintaan koneksi dibandingkan profil tanpa foto.
Angka tersebut menunjukkan bahwa foto profil layak mendapat perhatian. Namun, foto saja tidak menjamin seseorang akan mendapat panggilan kerja.
Gunakan foto yang jelas dan pantas untuk konteks profesional. Pastikan pula informasi penting lainnya, seperti headline, pengalaman kerja, dan pendidikan, tersusun rapi agar profil memberikan gambaran yang utuh.






